Hari Baik Pindah Rumah Menurut Islam dan Tata Caranya

Banyak orang bertanya-tanya apakah ada waktu tertentu yang dianggap lebih baik untuk melakukan pindahan. Sebagai masyarakat yang hidup di negara mayoritas muslim, mungkin banyak pertanyaan apakah ada hari baik pindah rumah menurut Islam?

Maka dari itu, penting untuk memahami fakta terkait waktu yang baik untuk bisa pindah rumah. Berikut, simak penjelasan lengkapnya mengenai waktu yang tepat dan tata cara yang harus diikuti agar proses pindahan berjalan dengan lancar dan penuh berkah.

Kapan Hari Baik Pindah Rumah Menurut Islam?

Dalam Islam, tidak ada ketentuan khusus tentang hari yang dianggap terbaik untuk pindah rumah, karena semua hari pada dasarnya baik. Namun, ada beberapa bulan dalam kalender Hijriyah yang diyakini lebih baik untuk pindah rumah, tergantung pada arah rumah tersebut.

Jika rumah menghadap timur, sebaiknya pindah pada bulan Rajab, Sya’ban, atau Ramadan. Untuk rumah yang menghadap barat, bulan yang disarankan adalah Muharram, Safar, atau Rabiul Awal. 

Jika rumah menghadap utara, bulan Jumadil Awal, Jumadil Akhir, atau Rabiul Akhir dianggap baik. Sedangkan untuk rumah yang menghadap selatan, bulan yang tepat adalah Syawal, Zulhijah, atau Zulkaidah.

Namun, pemilihan bulan ini lebih terkait dengan keistimewaan bulan-bulan tersebut dalam Islam, bukan berdasarkan ramalan atau nasib. Hari baik pindah rumah menurut Islam bisa dilakukan kapan saja, selama dilakukan dengan cara yang baik.

Tata Cara Pindahan Rumah Menurut Islam

Meskipun tidak ada ketentuan khusus mengenai hari baik pindah rumah menurut Islam, ada beberapa tata cara yang dianjurkan untuk dilakukan agar mendapatkan keberkahan. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti saat pindahan rumah.

1. Mempersiapkan Pindahan dengan Baik

Sebelum melakukan pindahan, pastikan segala sesuatunya dipersiapkan dengan baik dan matang. Yang lebih penting adalah memastikan bahwa rumah baru sudah siap ditempati dengan semua perlengkapan yang diperlukan. 

Persiapan yang rapi akan membantu proses pindah berjalan lancar dan membawa berkah. Karena setiap waktu adalah hari baik pindah rumah menurut Islam, jadi Anda bisa mempersiapkan pindahan sebaik mungkin.

2. Mengucapkan Salam Saat Memasuki Rumah Baru

Setiap kali memasuki rumah baru, dianjurkan untuk mengucapkan salam. Rasulullah SAW bersabda:

فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً

Artinya: “Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah) hendaklah kamu memberi salam kepada penghuninya, yang berarti memberi salam kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik.” (QS. An-Nur: 61).

Salam ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga untuk memohon berkah bagi rumah yang baru dihuni.

3. Mengadakan Syukuran di Rumah Baru

Setelah proses pindahan selesai, disarankan untuk mengadakan syukuran atau tasyakuran. Dalam Islam, bersyukur merupakan hal yang sangat dianjurkan. Allah SWT berfirman:

وَاشْكُرُواْ نِعْمَتَ اللّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Artinya: “Dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.” (QS. An-Nahl: 114).

Syukuran ini tidak hanya sebagai ungkapan terima kasih kepada Allah, tetapi juga sebagai ajang untuk berbagi kebahagiaan dengan keluarga dan tetangga, sekaligus mempererat tali silaturahmi.

4. Mengunjungi Tetangga 

Menjaga hubungan baik dengan tetangga adalah bagian dari adab Islam yang sangat penting. Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ

Artinya: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia muliakan tetangganya.” (HR. Bukhari 5589, Muslim 70).

Selain mengunjungi tetangga, membawa sedikit buah tangan sebagai tanda perhatian juga sangat dianjurkan dalam Islam.

5. Menghindari Benda Pajangan yang Berbau Syirik

Penting untuk memastikan bahwa rumah baru tidak dihiasi dengan benda-benda yang dapat mendatangkan syirik, seperti jimat atau patung. Syirik adalah dosa besar dalam Islam, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an:

وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِابْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ

Artinya: “(Ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, saat dia menasihatinya, “Wahai anakku, janganlah mempersekutukan Allah! Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) itu benar-benar kezaliman yang besar.” (QS. Luqman: 13).

Hindari benda yang dianggap memiliki kekuatan magis atau dapat mendatangkan keberuntungan, karena ini bisa mengganggu keberkahan rumah.

6. Memperbanyak Shalat dan Membaca Al-Qur’an

Hari baik pindah rumah menurut Islam adalah waktu di mana penghuninya bisa melakukan amalan sunnah dari Rasulullah SAW. Agar rumah menjadi tempat yang penuh berkah, dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di dalamnya. Rasulullah SAW bersabda:

َ لَاتَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

Artinya: “Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian kuburan, sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah”. (HR. Muslim 780)

Membaca Al-Qur’an, terutama Surat Al-Baqarah, di rumah juga dapat mengusir setan dan menjadikan rumah lebih nyaman dan penuh berkah. 

7. Memulai dengan Hal-hal Positif di Rumah Baru

Mengawali kehidupan di rumah baru dengan kegiatan positif, seperti bersyukur dan beribadah, sangat dianjurkan. Hal ini juga berkaitan dengan menjaga rumah agar tidak menjadi tempat yang “mati” karena kurangnya amal ibadah. Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَثَلُ الْبَيْتِ الَّذِي يُذْكَرُ اللهُ فِيهِ وَالَّذِي لَا يُذْكَرُ اللهُ قِيْهِ كَمَثَلِ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ

“Perumpamaan rumah yang disebut nama Allah di dalamnya dan rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya, seperti perumpamaan orang hidup dan mati.” (HR. Bukhari 6407).

Ini menunjukkan pentingnya mengisi rumah dengan ibadah seperti shalat dan membaca Al-Qur’an agar rumah penuh dengan keberkahan.

Pindah rumah adalah momen yang penuh makna, dan dalam Islam, tidak ada ketentuan khusus mengenai hari baik pindah rumah menurut Islam, karena setiap hari dianggap baik selama persiapan dilakukan dengan matang. Namun, yang terpenting adalah mengisi rumah baru dengan kegiatan positif seperti beribadah, bersyukur, dan menjaga hubungan baik dengan tetangga. 

Dengan cara ini, kita dapat memastikan rumah baru menjadi tempat yang penuh dengan keberkahan dan rahmat Allah. Selain itu, pastikan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah agar suasana semakin menyenangkan.

Jika Anda sudah menentukan hari baik pindah rumah menurut Islam, jangan ragu untuk mempersiapkan jasa pindahan rumah profesional seperti Klik Logistics. Dengan layanan yang cepat dan terpercaya, mereka akan membantu memastikan proses pindahan Anda berjalan lancar dan tanpa stress.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top